My cerpen

PART 1
Mysterious Boy

Taukah kalian,aku sangat suka dengan boyband korea.Tebak siapa?.Mereka adalah Super Junior (SuJu).Tahun ini banyak boy and girl band asal korea yang mampir ke Indonesia,terutama Super Junior yang mengadakan konser SUPER SHOW 4.Tahun 2011 yang lalu,Super Junior pernah datang indonesia di acara KIMCHI.KIMCHI merupakan kepanjangan dari Korean Idol Music Concert in Indonesia yang diselenggarakan oleh salah satu bank swasta di Indonesia.
“Kriiinngg..!!!”.Alarmku sudah berbunyi.Aku bergegas mandi dan bersiap berangkat sekolah.Aku selalu membayangkan.Andaikan aku berangkat sekolah bareng SuJu,Alangkah senang diriku dan nae chingu pasti iri denganku.
Waktunya berangkat sekolah.”Putri,hati-hati di jalan.!” .Ammaku mengingatkanku.”Ya ma.!”.
Disekolah.Saat aku memarkirkan sepedaku,seorang namja tak sengaja menenggorku hingga buku yang ku bawa terjatuh.”Auh,hati-hati donk..!”.Aku kaget dan kembali mengambil bukuku yang jatuh. “Mian,Aku tergesa-gesa.Jeongmal mianhae.!”. Namja itu bisa berbahasa korea juga,mungkin dia juga penggemar korea. “Ne gwenchanayo.”Aku menjawab dengan bahasa korea juga.Setelah membantuku mengambil bukuku yang jatuh,ia langsung bergegas pergi tanpa sepatah kata pun.
Oh ya,aku mempunyai chingu yang juga penggemar korea loh,Namanya Lia.Gara-gara kami,chingu sekelas pada suka dengan korea,terutama dengan SuJu.Saat majalah sekolah yang dibagikan waktu penerimaan rapor,itu juga membahas SuJu.Wah,ternyata sesekolahan pada suka semua dengan SuJu,Demamnya SuJu nih.
Dikelas.Kami sudah mulai beraksi dengan membuka lappy(sebutan laptop) masing-masing.Dengan memanfaatkan Wi-Fi sekolah,kami browsing,update,dan share tentang Boy and girl band korea.”Teett..!!” bunyi jam masuk sudah berdering.Semua murid pada masuk kelas masing-masing dan duduk tenang menunggu guru datang.Sedangkan kelasku ramai kayag pasar.Saat guru datang membawa murid baru,nae namja chingu menggodanya. “ Anak-anak,Dikelas kalian ada murid baru pindahan dari sekolah swasta korea,tetapi dia asli indonesia.Dia ditaruh dikelas ini karena kelas ini kan ada yang jago dengan bahasa korea.Nah silahkan perkenalkan namamu.!” Saat Bu Renda menyuruh ia memperkenalkan diri ke teman-temannya,malah namja itu diam (mungkin kagak ngerti maksudnya).Akhirnya dengan body langue Bu Renda,ia mengerti maksudnya. “Annyeeong Haseyo, Lee Hyun Min imnida,Manasseo bangapseumnida nae chingu,!!” . “Silahkan duduk! (Body Langue)”.Bu Renda lagi-lagi menggunakan bahasa isyarat. “ Ne,Gomapseumnida uisa.”Hyun Min berterima kasih dan duduk di meja barunya. “namja itu kan yang tadi menenggorku.”.Aku berbisik.
Saat Istirahat tiba,aku dan lia mendekatinya dan mengajaknya bicara. “Hey kau yang tadi menenggorku..!!” Kupertegas sikapku biar lebih kayag senior dikelas. “Wae?” . “Wa we wa we,Kau tau tidak yang aku omongin!!.” Kutambah volume suaraku. “Iya tau emang kenapa.?”. Namja itu bikin aku kesal saja. “Slow boy.”Lalu aku pergi meninggalkannya.
Setiba diumah.Kujatuhkan tas dan jasku ke lantai dan bergegas kekamar. “Huh,kenapa dia bersikap dingin padaku.Ada apa dengannya.?Memangnya ada yang salah dengan diriku.Huh menyebalkan.”
“Putri..!!”.Amma memanggilku,pasti menyuruhku makan. “Ya amma.” “Makan dulu.Amma sudah masakin kimchi kesukaanmu.”Dugaanku benar,amma menyuruhku makan. “Nggak amma,hari ini aku tidak mood makan.”
Keesokan harinya..
“Amma,kimchinya aku buat bekal makan siang di sekolah aja yach ma.” “Ah baiklah,amma siapkan dulu.”.Sambil menunggu amma menyiapkan bekalku,aku sempatkan browsing identitas Lee hyun min.Mengapa aku mencarinya di internet? Pastinya kalian berfikir apa mungkin bisa mencari identitas orang lain di internet itu bisa.Memang mungkin saja tidak bisa karena aku pernah mendengar nama namja itu di sebuah berita.Setelah aku mengetik kata kunci yang aku cari,ternyata benar ia adalah anak dari pemilik perusahaan elit di korea bernama Kwang Min.Nama perusahaan ini diambil dari nama appa nya yang bernama Lee Kwang Min.Perusahaan ini mempunyai beberapa sekolah swasta,cafe,dealer mobil,Dept.store dan restoran.Ibunya berasal dari indonesia asli,bernama Sastro Kusumaraharja yang juga memiliki butik yang cabangnya tersebar di Indonesia.Sejarah amma nya kenal dengan appa nya ialah saat perusahaan appa dari amma nya Lee Hyun Min mengikat kontrak dengan perusahaan Kwang Min yang saat itu appa Lee Hyun Min masih SMA.Orang tua Lee Hyun Min di jodohkan,mereka saling suka tetapi sayangnya mereka tidak begitu mengerti dengan bahasa masing-masing.Mereka pun mengikuti les bahasa.Ammanya mengikuti les bahasa korea dan appanya les bahasa indonesia,sampai sekarang ini mereka mempunyai anak pun kadang kalau tidak mengerti bahasanya,selalu menggunakan bahasa inggris.
“Putri..!!,bekalmu sudah siap nih.” “Iya amma,taruh meja saja.” .Aku save page yang sudah ku browsing tadi dan kulanjutkan disekolah.Ouh mangkanya dia sombong sekali,mentang-mentang anak orang punya segalanya bisa seenaknya.Setelah aku tahu semua tentang kelebihan dan kekuranganmu,aku yang akan memanfaatkanmu Lee Hyun Min. “Amma aku berangkat.” Aku berpamitan segera menuju ke sekolah.Semoga Wi-Fi nya connect lebih awal.
Disekolah.Sampai dikelas aku langsung membuka lappyku kembali dan melanjutkan browsing.Untung Wi-Fi nya connect lebih awal,tau juga situasiku sekarang.Hehe.Sampai mana aku tadi, ah iya sampai sejarah orang tua Lee Hyun Min.Sekarang aku beralih ke profil kepribadian Lee Hyun Min.Lee Hyun Miiinn..,to the pointnya saja.Dia adalah anak tunggal.Dia sangat dimanjakan oleh ibunya.Kelemahan dia adalah kalau dia dikasih sebuah boneka maka ia akan menangis karena waktu kecilnya dia dibelikan boneka beruang besar oleh ortunya.Pas Hyun Min memainkannya,badan mungilnya tertindih boneka itu sampai ia tak bisa berdiri dan saat itulah dia berfikir kalau boneka adalah malaikat maut baginya.Padahal boneka itu kan lucu yach tapi kenapa juga anak laki-laki dibelikan boneka.Aneh juga sih bacanya. “Put,kenapa senyum-senyum sendiri.” Aku tersentak kaget saat lia menyapaku. “Ah Kau ini mengagetkanku saja.” “Kau sih,masa pagi-pagi uda senyum-senyum sendiri.Tumben kamu berangkat lebih awal,biasanya jam tujuh pas kamu baru masuk kelas.” “Eh,aku sedang browsing tentang namja itu yang sombong kemarin.” “Browsing apaan,put.” “Asal usul keluarganya lah dan terutama dia sendiri.” “Wah,like this.Jadi kita bisa ngerjain tuh anak.” “Oke,kelemahan dia adalah ditakutin sama boneka.” “Mwoyaa..??!,aku gak salah dengar kan put?” “Siapa juga yang bohong.”.Bel masuk berbunyi tapi namja itu kok gak muncul yach,mungkin dia telat.
“Tok..tok..tok.”ternyata benar dia terlambat masuk.
“Jeosonghamnida uisa.Saya telat.” “Oke,lain kali jangan diulangi.”.Uisa memakluminya,Tetapi Seharusnya dikasih konsekuensi,aku yang telat aja dikasih konsekuensi.Huh menyebalkan sekali.
Setelah pelajaran selesai,aku langsung browsing kembali. “Putri,katanya mau ngerjain dia.?” Lia mengajakku memulai permainan. “Jangan sekarang lia.Kita akhir-akhir ini akan menjadi seorang detektif gitu.Mau gak?” “Ah kau ini ada-ada saja put.” Rencanaku tersusun secara sempurna.Sekarang tinggal menjalankan rencana.
Setelah seharian aku dan lia memata-matainya,aku dan lia menghampiri kedai teh langganan kami. “Bibi,teh vanila satu yach.” Sambil menunggu pesanan kita pun menarik kesimpulan. “Menurutku Lee Hyun Min berbahaya bagi kita,put.Dia telah memanfaatkan para cewek yang disekolahan kita untuk menuruti maunya yang katanya akan dijanjikan hadiah yang berlipat,gak tau berapa yang akan diberikan.” “Betul juga kau.Tapi aku masih meragukannya.Kalau gitu kita pasang alat penyadap gimana?” “Aku gak yakin put.” .Setelah kita rapat kecil-kecilan,aku dan lia langsung menuju ke toko elektronik untuk beli alat penyadap.Kita patungan beli alat itu untuk menyelamatkan teman sekelas.Cukup mahal juga.Setelah itu kita pulang kerumah masing-masing dan kembali kesekolah untuk memasang alat itu.Sungguh ini hari yang melelahkan.

****
Alat penyadap yang khusus untuk memantau Lee Hyun Min sudah merekam semua kegiatan yang dilakukan Lee Hyun Min.Aku dan Lia mengambil kembali alat itu secara diam-diam tanpa sepengetahuan Lee Hyun Min.
“Yeah,kita berhasil sob.”
“Kau jangan bersemangat dulu. Kita saja belum tahu hasil yang sebenarnya.”Perlahan sambil kubuka isi rekaman tersebut.Dan apa yang terjadi??
“Huh,ini diluar dugaanku put.”
“Kan sudah kubilang,dia itu bukan namja seperti yang kau maksud.” Sambil menjetak dahi Lia
“Auh,sakit put.” Sambil mengusap kepalanya
Dan kecurigaan yang menyelimuti kami,tidak yang kami bayangkan.
“Lalu alat ini dipakai apa lagi.Apa kita buang.” Ku Tanya Lia sambil kurengutkan dahiku.
“Jangan..!! biar kusimpan.Siapa tahu esoknya berguna agy.Iya kan Put..??
“Ehemm.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s